Prestasi mahasiswa Muslim Indonesia kian membanggakan. Seperti mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang baru-baru ini membuat karya mobil hemat energi.

Tiga mobil karya mahasiswa tersebut rencananya akan ikut ajang Kontes Mobil Hemat Energi di Malang 24-28 September 2019 mendatang. Tiga mobil tersebut adalah Ababil Evo II, UEV IS Trisula dan Bayu Surya.

Mobil-mobil itu dibuat oleh mahasiswa Fakultas Teknik yang tergabung dalam ECRC (Electricar Research Center ) dan Bayu Surya yang semuanya adalah gabungan dari tiga Program Studi yakni, Teknik Mesin, Elektro dan Industri.

Mobil tertua yang dihasilkan adalah Ababil Evo yang kini sudah masuk generasi kedua. Sebelumnya mobil Ababil EVO I sudah pernah diikutkan kontes di Jepang 2018 dan berhasil meraih predikat pendatang baru terbaik. Body yang digunakan dalam mobil ini dari polikarbonat dan sasisnya itu menggunakan alumunium dengan campuran besi.

Salah satu anggota tim, Agus Arif Setiyono menjelaskan, Mobil Ababil Evo itu adalah mobil prototype yang masuk dalam kategori listrik yang menggunakan bahan bakar baterai. Mobil Ababil Evo II yang akan diikutkan dalam kontes mobil hemat energi oleh Ristekdikti di Malang ini adalah penyempurnaan dari Ababil Evo I yang dibuat 2018 lalu.

“Kecepatan mobil ini bisa mencapai 55 km/jam. Dalam kontes kali ini, tim kami menargetkan minimal bisa masuk tujuh besar,” ujarnya.

Pembimbing sekaligus Wakil Dekan III, Muhammad Al Fatih Hendrawan, ST, MT menerangkan, dalam proses pembuatan mobil ini kami menuai banyak kendala mulai dari material dan bahan-bahan yang harus didatangkan dari luar kota, kemudian dalam pembuatan bodinya juga menuai kendala.

Namun, yang paling krusial adalah bagian pengendali yang dalam pembuatannya serta proses uji coba seringkali pengendali tersebut terbakar. Akan tetapi setelah dicoba terus-menerus akhirnya pengendali yang sudah terpasang di mobil saat ini sudah paling optimal.

Wakil Rektor III UMS, Taufik Kasturi mengatakan bahwa dua tahun yang lalu pihaknya hanya bisa mengirimkan satu tim. Namun di tahun 2019 ini pihak kampus bisa mengirimkan tiga tim yaitu Ababil Racing Team, UEV IS Trisula dan Bayu Surya.

“Kalian harus tampil lebih percaya diri meskipun kalian datang dari universitas swasta dan yang ikut kompetisi ini dari perguruan tinggi-perguruan tinggi terkemuka di Indonesia. Ingat bahwa kalian ini berjuang tidak hanya buat diri kalian melainkan untuk keluarga dan juga UMS. Mudah-mudahan pulang nanti bisa mendapatkan medali,” pesannya. (jms/ums/muhammadiyah)

sumber