PENYUSUNAN PEDOMAN DAN SPESIFIKASI PENGGUNAAN MATERIAL ’RAP’ UNTUK TEKNOLOGI DAUR ULANG PENCAMPURAN DINGIN PERKERASAN JALAN DI INDONESIA
Isu lingkungan dalam konstruksi perkerasan jalan mendorong kuat penggunaan material RAP (Reclaimed Asphalt Pavement) dengan teknologi daur ulang pencampuran dingin (cold-mix recycling). RAP adalah bahan bongkaran perkerasan jalan lama yang sudah rusak, biasanya digunakan sebagai bahan urugan atau bahkan sering menjadi limbah. Karena desakan krisis minyak dan isu lingkungan untuk mereduksi limbah, material RAP kemudian mulai dimanfaatkan secara progresif dengan cara diolah kembali dengan diberi bahan peremaja untuk dijadikan bahan perkerasan baru. Pada mulanya RAP diolah secara panas (hot-mix), namun dengan berkembangnya teknologi dan desakan hemat energi, pengolahan kemudian dilakukan secara dingin (cold-mix). Saat ini RAP sudah banyak diimplementasikan di berbagai negara termasuk Indonesia.
Problem yang muncul adalah bahwa pedoman dan spesifikasi pekerjaan penggunaan material RAP untuk konstruksi jalan di Indonesia belum ada. Padahal pedoman dan spesifikasi tersebut sangat diperlukan di lapangan sebagai pedoman kerja bagi para pelaksana konstruksi untuk menjamin mutu material yang dihasilkan. Oleh karenanya, usulan penelitian ini dimaksudkan untuk melakukan penyusunan sebuah pedoman dan spesifikasi penggunaan material RAP untuk bahan perkerasan jalan dengan teknologi daur ulang pencampuran dingin. Untuk tujuan tersebut maka diperlukan sebuah studi kasus untuk mempelajari langsung pelaksanaan pekerjaan di lapangan dan studi laboratorium untuk melakukan pengujian karakteristik dan properties campuran. Sebuah penyelenggaraan workshop juga diperlukan untuk ajang sosialisasi hasil penelitian dan sekaligus untuk mendapat masukan dari para akademisi dan praktisi pekerjaan jalan.
Roadmap penelitian yang diusulkan adalah (1) pada tahun pertama, diusulkan 7 (tujuh) buah kegiatan utama yang meliputi pengamatan langsung di lapangan dan pengujian laboratorium terhadap material hasil pekerjaan di lapangan, (2) pada tahun kedua, diusulkan 4 (empat) buah kegiatan utama yang sepenuhnya dilakukan di laboratorium dengan menggunakan material RAP imitasi untuk menyelidiki berbagai properties campuran yang menggunakan material RAP, dan (3) pada tahun ketiga, diusulkan 6 (enam) buah kegiatan utama untuk penyusunan pedoman dan spesifikasi berbagai material yang menggunakan RAP dan menyelenggarakan sebuah workshop untuk melakukan sosialisasi dan penyempurnaan draf pedoman dan spesifikasi yang telah tersusun.
Penelitian ini akan melibatkan seorang dosen berkualifikasi doktor dan enam mahasiswa Program Pascasarjana UMS dalam kurun waktu tiga tahun. Penelitian akan diarahkan untuk meningkatkan kemampuan dan mutu pendidikan Pascasarjana UMS serta memperbaiki mutu penelitian ke tingkat internasional. Untuk itu penelitian ini mentargetkan luaran 6 buah tesis mahasiswa Pascasarjana, 1 buah buku ajar, 2 buah artikel seminar (1 buah untuk taraf seminar internasional), 4 buah artikel jurnal (2 buah jurnal terakreditasi dan 1 buah jurnal internasional), satu buah usulan HKI, modul workshop dan satu buah buku Pedoman dan Spesifikasi.
Selain pedoman dan spesifikasi penggunaan material foamed asphalt yang sangat dibutuhkan oleh dunia konstruksi jalan di Indonesia, luaran yang diharapkan dalam penelitian ini adalah kontribusi keilmuan dibidang perkerasan jalan mengenai karakteristik campuran foamed asphalt bagi perkembangan penggunaan sustainable pavement baik secara internasional maupun nasional. Secara khusus penelitian ini ditujukan untuk memajukan mutu pendidikan pascasarjana dengan menghasilkan tesis-tesis yang berkualitas dan publikasi nasional dan internasional.
kirim ke teman |
versi cetak